Kamis, 26 Mei 2011

Mendaki Gunung itu..... ??

Pasti banyak orang berpikir, apa sih enaknya mendaki gunung?? 

jika kau tanyakan pertanyaan itu pada pegawai kantoran, pasti jawabnya begini; 'Hmmm.... hal yang buang-buang waktu dan energi . Buat apa mendaki gunung coba,!! kalau disini saja saya sudah berkeringat dengan ratusan lembar dokumen',

atau kepada pengusaha katering, pasti dijawab begini; 'hwaduh mas,.. buat apa bersusah payah naik gunung hanya untuk berlapar ria. Jika disini saya dapat menghasilkan uang, kalau lapar tinggal comot tuh makanan. hahaha... O ya mas silahkan pilih yang mana untuk di bungkus bawa pulang.. 
"Hwaduhhhh.....kaburrrrr.... "(dalam pikiran saya)    

tapi coba kau tanyakan pada seorang pendaki gunung,
Apa sih enaknya mendaki gunung??

wahh.. mendaki gunung menurutku biasa saja, bukan sekadar hobi sihhh, cuman inilah yang namanya Hidup. siapa saja boleh tertawa dengan apa yang kami lakukan, tapi bagi kami disinilah kami bisa tertawa lepas, disini juga kami menemukan keramahan tulus yang mungkin tak bisa dijumpai di tempat lain, belajar bagaimana menghargai dan menghormati antar sesama, berteman angin yang selalu menyapa lembut, beralas rerumputan dan beratapkan langit dengan ribuan bintangnya kala malam hadir dengan sejuta candanya. Dan di udara dinginlah kami menuliskan semua cerita dan kisah kami. Mungkin itu semua takkan bisa dihargai dengan uang.

tapi apa gak bosan mendaki gunung terus?? 

siapa sih yang akan bosan dengan harum rumput di pagi hari, suara angin yang bertiup membelai pepohonan, emasnya langit senja, gerak awan berarak yang seperti gerak pemain orkestra itu, dan masih banyak lagi hal yang luar biasa di gunung.

coba pikir kenapa harus mengeluarkan uang begitu banyak hanya untuk kilau mutiara mewah yang terdapat di palung lautan terdalam, jika disini kami bisa dapati kilau sederhana embun pagi di pucuk rumput.
atau kenapa harus menunggu cuaca cerah hanya untuk mengobrol basa-basi biasa, kalau disini kami bisa bercengkerama hangat di raga hujan yang dingin.
HHhhmmmmmm..... inilah hidupp kawan.... hahaha

wahhh jawaban yang artisitik,,.  hahahaha

"berarti pemikirannya sama dengan pemikiran saya yang juga hobi Mendaki Gunung.,," (dalam hati saya)

 


Share ke :

Artikel Yang Berhubungan



Ditulis Oleh : Langit Pagi

Angin, hujan, gunung, langit, embun, pagi dan senja, itulah jiwa - jiwa yang tak pernah padam. Sapa dan ramahlah, dan jadilah bagian dari keajaiban mereka. -- Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul Mendaki Gunung itu..... ??,,

:: Thank you for visiting,. Salam Lestari. ::

0 komentar:

Posting Komentar

Betapa megahnya setiap kata yang tertinggal dan terukir di Langit Pagi
~~Terima kasih~~

Monggo di Translate

Powered By Blogger