Jumat, 29 Juni 2012

Cantigi, Sang Pelindung Para Pendaki


Populasi pohon Cantigi sekarang masih bisa ditemukan di hampir semua gunung di Indonesia. Cantigi merupakan tumbuhan yang tahan terhadap asap belerang dan tanah kawah beracun. Tapi sayang banyak pendaki gunung yang tidak tahu dengan Cantigi. Cantigi masih kalah dengan kepopuleran Edelweis yang di puja dan menjadi legenda bunga abadi di puncak gunung oleh para pendaki.

Pohon Cantigi (Vaccinium Varingiaufolium) memiliki beberapa julukan antara lain, seperti Manis Rejo (Jawa), Cantigi (Sunda), Delima Montak (Kaltim). Pohon yang cantik ini biasanya hidup atau mudah terlihat di vegetasi menjelang puncak atau di puncak gunung, sama dengan wilayah tumbuhnya Edelweis. Cantigi dominan tumbuh di hutan Sub Alpin. Juga ada yang hidup di pantai tetapi lebih terkenal Cantigi gunung. 

Sabtu, 12 Mei 2012

Wakatobi, Salah Satu Cagar Biosfer Dunia Milik Indonesia

Tahukah anda Indonesia saat ini memiliki delapan Cagar Biosfer dunia yang diakui secara internasional, selain ke 7 Cagar biosfer dunia milik Indonesia yang sudah lama diakui yaitu Cagar Biosfer Cibodas, Komodo, Lore Lindu, Tanjung Puting, Gunung Leuser, Siberut, dan Giam Siak Kecil Bukit Batu. Indonesia menambah satu lagi daftar cagar biosfer dunia yaitu Taman Nasional Wakatobi yang terletak di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Penetapan Wakatobi sebagai cagar biosfer dunia itu disepakati pada pertemuan "Penasihat Internasional Committee untuk Biosphere Reserve Program MAB UNESCO" ke-18 di Paris tanggal 2-4 April 2012. Pada pertemuan itu, ada 26 daerah yang dibahas menjadi cagar biosfer dunia, namun yang di setujui hanya 13 daerah, termasuk Wakatobi, sedangkan lima daerah lainnya diterima dengan catatan dan lima daerah lainnya ditolak.

Selasa, 08 Mei 2012

Pesona Alam Green Canyon Indonesia

Ini dia nih salah satu objek wisata milik Indonesia yang wajib dikunjungi bagi para penggemar atau penggila wisata alam, terletak sekitar 31 km dari Pangandaran, tepatnya di desa Kertayasa, kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Objek wisata yang punya nama asli Cukang Taneuh atau lebih dikenal sebagai Green Canyon nya Indonesia ini menawarkan pesona alam yang mengagumkan, kita akan dibawa menelusuri aliran dari sungai Cijulang yang melintas menembus gua yang penuh dengan keindahan pesona stalaktif dan stalakmitnya. Selain itu daerah ini juga diapit oleh dua bukit, juga dengan banyaknya bebatuan dan rerimbunan pepohonan. Semuanya itu membentuk seperti suatu lukisan alam yang begitu unik dan begitu menantang untuk dijelajahi.

Rabu, 02 Mei 2012

Pantai Sanur, Menanti Detik Pagi

Untuk bisa melihat momen menakjubkan ketika matahari terbit atau sunrise tergantung tempat dan lokasi dimana kita menyaksikannya. Di Indonesia banyak sekali tempat yang cocok untuk menjadi saksi bisu betapa indahnya sunrise, salah satunya adalah di Pantai Sanur yang merupakan salah satu pantai yang ada di Pulau Bali. Karena lokasinya yang berada di sebelah timur Pulau Bali, maka Pantai Sanur sering disebut sebagai Sunrise Beach (Pantai Matahari Terbit). Selain keindahan sunrisenya di pantai ini juga dilengkapi dengan hamparan pasir putih yang eksotis, dan satu lagi yang menjadi daya tarik Pantai Sanur adalah suasana hening yang ditawarkan, sehingga cocok untuk wisatawan yang mencari kesunyian.

Jumat, 20 April 2012

Sangiran, Situs Arkeologi Manusia Purba Terlengkap di Asia

Sangiran adalah sebuah daerah pedalaman yang terletak di kaki Gunung Lawu, tepatnya di depresi Solo sekitar 17 Km ke arah utara dari Kota Solo dan secara dministatif terletak di wilayah Kabupaten Sragen dan sebagian terletak di Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah. Luas wilayahnya + 56 Km2 yang mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Sragen yaitu Kec. Kalijambe, Kec. Gemolong dan Kec. Plupuh serta Kec. Gondangrejo di Kabupaten Karanganyar. 
sumber: www.sangiran-sragen.com

Minggu, 15 April 2012

Hutan Hujan Tropis Sumatera, Salah Satu Situs Warisan Dunia UNESCO

Indonesia banyak memiliki situs ataupun objek wisata yang merupakan warisan dunia. salah satunya adalah Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera yang meliputi tiga taman nasional, yakni Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan  Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Ketiga taman nasional tersebut mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 2004 sebagai World Heritage Cluster Mountainous Area.

1. Taman Nasional Gunung Leuser


Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) sejak dulu dikenal sebagai objek wisata hutan tropis terbaik di dunia. TNGL sendiri merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang secara administrasi pemerintahan terletak di dua provinsi, yakni Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 mdpl di Nanggroe Aceh Darussalam. Taman nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Jumat, 13 April 2012

Susur Gn. Sumbing Rute Garung, Jalur Lama

Gunung Sumbing merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung Sumbing mempunyai ketinggian setinggi 3.371 mdpl, dan merupakan gunung tertinggi ke dua di Jawa Tengah setelah Gn.Slamet tentunya. Gunung Sumbing mempunyai empat jalur atau rute yang bisa dilewati, yaitu dari sisi Utara jalur Garung, Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo yang merupakan jalur pendakian utama dan favorit, sisi Timur Laut, yaitu jalur Cepit, Dusun Cepit, Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, dari sisi Selatan, yaitu jalur Kaliangkrik, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, dan sisi Barat, yaitu melalui Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Dan waktu itu saya dan satu teman saya memutuskan untuk mendaki lewat rute Garung, Kab. Wonosobo. Diawali dengan mengisi data diri terlebih dahulu di buku absen yang ada di Basecamp yang sekaligus adalah rumah kepala desa setempat, di rumah kepala desa ini pendaki bisa sambil mempersiapkan atau menata kembali bekal yang akan dibawa, juga bisa bermalam dan mendapatkan informasi mengenai Gn.Sumbing.

Monggo di Translate

Powered By Blogger